Setelah sembilan tahun, akhirnya aku punya kesempatan untuk berkunjung lagi ke Jepang. Kunjungan saat itu terasa lebih menyenangkan karena memang hanya untuk berlibur.
Tulisan ini juga sebenarnya sudah terlambat hampir 1 tahun, hahahaha. Karena sehari-hari bekerja berkutat dengan tulis-menulis dan baca-membaca dokumen peraturan, menulis untuk blog pribadi pun rasanya teramat berat.
Bulan Mei 2025, aku mengunjungi Karuizawa. Kalian yang menonton Doraemon, mungkin sering mendengar nama tempat ini ketika Suneo flexing tentang resort mewah milik keluarganya. Dan memang benar, daerah ini banyak hotel dan resort mewah, yang sering dikunjungi warga ketika musim panas.
Kunjunganku ke Karuizawa sebenarnya cukup singkat. Daerah ini aku kunjungi karena kebetulan punya JR Tokyo Wide Pass dan berusaha agar “tidak rugi”. Aku mencoba mencari destinasi yang cukup jauh sehingga bisa memanfaatkan pass mahal itu dengan maksimal, hahahaha.

Setelah makan siang di Karuizawa Prince Shopping Plaza, aku naik bus ke arah utara untuk mengunjungi Shiraito Waterfalls. Tidak seperti air terjun pada umumnya, Shiraito Waterfall hanya memiliki tinggi 3 meter. Tapi, yang menjadikan dia unik adalah air terjunnya membentang selebar 70 meter. Airnya keluar dari celah bebatuan, bukan dari aliran sungai. Dia seperti tirai putih yang membentang. Kalau lihat dari Google, saat winter pemandangannya jadi jauh lebih cantik.
Salah satu hal unik yang paling aku ingat adalah stall makanan di depan area air terjun. Mereka menjual kroket wasabi. Terdengar aneh ya? Hahahaha. Tapi aku jamin, rasanya tidak seaneh yang kalian bayangkan. Sebagian besar dari kita mungkin belum pernah mencoba fresh wasabi. Yang sering kita makan adalah wasabi dalam bentuk pasta, yang ternyata rasanya jauh berbeda dari wasabi segar.
Pasta wasabi sering kali rasanya begitu pungent, menusuk hidung, kadang membuat sensasi terbakar. Kalau kata orang-orang: nyegrak. Mungkin sebagian merasa seperti balsem.
Wasabi segar justru rasanya begitu kalem. Ada rasa segar herbal, dan ada rasa manis yang subtle. Tidak ada sensasi terbakar sama sekali ketika masuk ke mulut. Kroket dengan tekstur garing di luar, dipadukan dengan isian wasabi yang lembut dan menyegarkan, ditambah juga dengan udara segar di sekitar air terjun, ini combo yang menyenangkan.
Jika berkunjung ke sini, pastikan kalian mencoba kroket wasabi. Aku sempat mencari tempat lain, tapi nampaknya kroket wasabi ini cukup sulit dicari. So, don’t miss it!
