Kenali Jenis Kerah pada Kemeja Pria

Salah satu item fashion yang harus dimiliki oleh pria adalah kemeja. Untuk menentukan kemeja yang cocok, kamu perlu memperhatikan beberapa hal, mulai dari jenis bahan, warna, dan tak terkecuali bentuk kerah kemeja. Ada beberapa tipe kerah kemeja pria yang bisa kamu pilih sesuai dengan gaya dan kebutuhanmu.

Sebelum mengetahui jenis-jenis kerah pada kemeja, kamu perlu tahu bagian-bagian dari suatu kerah kemeja. Kita bisa membagi kerah menjadi dua bagian, yaitu bagian collar band dan collar leaf. Collar band adalah bagian kerah yang mengelilingi leher, sedangkan collar leaf adalah perpanjangan dari collar band. Bagian ini adalah bagian yang biasanya kita lipat ke bawah.

Selanjutnya ada collar point, ini adalah bagian ujung dari collar leaf. Ada juga bagian yang disebut collar spread. Collar spread adaah jarak antara dua collar point. Nah, agar kamu tidak bingung, kamu bisa lihat gambar di bawah ini.

Source: blacklapel.com

Jenis-Jenis Kerah pada Kemeja Pria

Classic Collar

Jenis kerah kemeja yang pertama adalah classic collar. Jenis ini adalah jenis yang paling banyak ditemui pada model-model kemeja di pasaran. Classic collar memiliki ujung yang lancip dengan jarak antar collar point sekitar 1-3 inci.

Kemeja dengan model classic collar bisa kalian pakai pada acara formal maupun kasual. Kalian bisa menggunakan kemeja ini dengan dan atau tanpa dasi dan tentunya tetap terlihat stylish.

Source: swanshirt.com

Wide Spread Collar

Variasi dari classic collar adalah wide spread collar yang memiliki jarak antar collar point sekitar 3-6 inci. Kemeja dengan mode kerah wide spread ini bisa digunakan dengan dan atau tanpa dasi. Jika menggunakan dasi, kamu bisa pilih dasi dengan bahan yang lebih tebal dengan model ikatan yang lebih besar – seperti windsor knot.

Source: apposta.com

Wingtip Collar

Sesuai dengan namanya, kerah ini memiliki collar leaf atau lipatan yang menyerupai sayap. Tipe wingtip collar sangat cocok digunakan dalam acara formal. Kemeja dengan bentuk kerah ini sangat tepat dipadukan dengan dasi kupu-kupu (bowtie), lengkap dengan setelah tuxedo.

Source: wiktionary.org

Tab/Pin Collar

Tab collar memiliki kancing atau klip pada bagian tengah daun kerah. Ini berfungsi untuk menyambungkan kerah bagian kanan dan kiri. Serupa dengan tab collar, kerah pada kemeja dengan pin collar saling berkaitan, namun menggunakan pin. Kamu akan menemukan lubang pada bagian kerah yang berfungsi untuk memasukkan pin tersebut.

Kerah ini bisa memberi fokus perhatian pada bagian dasi yang kalian gunakan. Pilihlah dasi dengan bahan yang tepat, atau kamu juga bisa menggunakan ikatan dasi yang unik, sehingga kamu akan terlihat semakin stand-out.

Source: wikimedia.source

Button Down Collar

Kemeja dengan button down collar adalah salah satu pilihan kemeja yang paling kasual. Ciri khas dari kerah tipe ini adalah terdapat kancing pada tiap ujung kerah atau collar point.

Button down collar pertama kali dikenalkan oleh para pemain polo di Inggris. Mereka memasang kancing pada kerahnya untuk mencegah pakaian mereka terkibas dan menghalangi pandangan.

Kamu bisa memakai kemeja dengan kerah button down dengan menggunakan dasi ataupun tidak. Ketika menggunakan kerah dengan tipe ini, sebaiknya kamu selalu mengancingkan bagian ujung kerah.

Source: hughandcrye.com

Mandarin Collar

Kamu pasti tidak asing dengan jenis kerah yang satu ini. Band collar atau juga populer dengan sebutan mandarin collar merupakan salah satu jenis kerah kemeja kasual yang tidak memeiliki bagian collar leaf.

Kerah ini ditemukan pada baju-baju tradisional di daerah Cina. Bentuknya juga bervariasi, misalnya terdapat desain yang menggunakan kancing di ujung kerah.

Kerah yang kerap disebut sebagai ‘baju koko’ ini sangat cocok untuk kalian yang ingin tampil santai. Kemeja dengan mandarin collar juga populer menjadi salah satu pakaian yang dipakai saat hari keagamaan seperti Idul Fitri.

Source: Kirrin Finch

The Cuban Collar

Kemeja model cuban collar kini cukup populer di kalangan pria. Tipe kerah ini tidak menutupi bagian leher, namun terlipat di bagian depan dada. Desain ini memberikan kesan yang santai, jadi sangat cocok untuk acara kasual kamu.

Source: economictimes.com

Tips Memilih Kerah Sesuai dengan Bentuk Wajah

Untuk memilih kerah baju, salah satu hal yang perlu kamu perhatikan adalah bentuk wajah. Kerah kemeja dapat membantu memberikan frame pada wajah. Pemilihan kerah yang kurang pas bisa menimbulkan ilusi wajah kamu tidak proporsional.

Source: permanentstyle.com

Dua hal yang perlu diperhatikan adalah tinggi kerah dan juga lebar kerah. Misalnya, pada ilustrasi di sebelah kiri. Jika tipe wajah kamu bulat, memilih wide spread collar akan membuat ilusi wajah kamu semakin bulat. Alternatifnya, kamu bisa memilih kerah dengan tipe classic atau button down sehingga nampak lebih proporsional. Kamu yang memiliki tipe wajah lonjong, bisa memilih kerah yang lebih lebar atau dengan ujung kerah yang pendek agar bisa memberikan proporsi pada wajah.

Leave a Comment